Pinjaman KTA, Ini Penjelasannya!

Ketika sedang membutuhkan pengeluaran yang lebih, meminjam adalah keputusan yang terbaik. Sebisa mungkin orang akan meminjam kepada kekerabat atau keluarga agar pinjaman lebih enak. Namun apabila membutuhkan uang yang jumlahnya tidak sedikit, meminjam ke kekerabat atau keluarga bukan jadi solusi yang tepat.

Meminjam ke perusahaan keuangan atau bank adalah pilihan yang tepat bila jumlah uang cukup besar. Namun, permasalahannya adalah persyaratan peminjaman yang terkadang memberatkan. Orang harus memberikan hartanya untuk dijadikan jaminan peminjaman. Inilah yang menyebabkan orang berpikir ulang untuk melakukan peminjaman.

Tetapi sekarang, beberapa bank dan perusahaan pembiayaan sudah memberikan Kredit Tanpa Agunan (KTA). Apa sebenarnya KTA tersebut? Lalu apa keuntungannya KTA? Apakah sama dengan pinjaman lainnya? Dibawah ini ada sedikit penjelasan mengenai KTA yang harus diketahui.

Pengertian KTA

KTA atau Kredit Tanpa Agunan adalah salah satu fasilitas yang dikeluarkan beberapa bank yang tidak menentukan adanya jaminan utang atau agunan. Secara singkatnya adalah membebaskan jaminan dalam peminjaman uang.

Fasilitas ini sangat riskan dikeluarkan bank sebab tidak adanya jaminan dalam peminjaman. Walaupun tidak adanya jaminan atau agunan, proses pencairan dana tidak memerlukan waktu yang lama. Sejak proses pengajuan hingga pencairan, bank memberikan waktu maksimal 14 hari kerja. Bahkan ada beberapa bank yang hanya memproses kurang dari seminggu.

Persyaratan yang ditetapkan oleh pihak bank pun tidak menyulitkan para calon peminjam KTA. Pihak bank hanya memerlukan dokumen berupa identitas diri dan penghasilan slip gaji. Mereka hanya mensyaratkan usia dari umur 21 hingga 65 tahun saja.

Apabila sebelumnya sudah pernah memiliki kartu kredit, reputasi kredit pun akan diperiksa apakah jejak pemakaian tergolong aman atau tidak. Pemeriksaan ini dilakukan oleh Sistem Informasi Debitur Bank Indonesia atau BI Checking.

Biasanya syarat peminjaman akan dicairkan dengan syarat minimal penghasilan Rp 3 juta perbulannya. Sebenarnya syarat yang satu ini tergantung dari pihak banknya sendiri, ada beberapa bank yang menetapkan dibawah angka tersebut walaupun ada syarat tambahan lainnya.

Lalu bagaimana bila seseorang tersebut tidak memiliki kartu kredit? Apakah bisa mengajukan peminjaman? Kebanyakan bank memang mensyaratkan calon peminjam yang sudah memiliki kartu kredit dengan jangka waktu minimal setahun. Tetapi ada beberapa yang tidak mengharuskan adanya kartu kredit. Walaupun tidak banyak.

Baca Juga : Tips Menghindari Dari Masalah

Kenapa beberapa bank mensyaratkan adanya kartu kredit? Ada berbagai alasan kenapa itu menjadi syarat, pertama adalah dari kartu kredit bisa terlihat calon peminjam tergolong debitur yang taaat atau senang menunggak bayaran cicilan. Itu menjadi penentu apakah bisa dicairkan atau tidak. Kedua adalah dari kartu kredit bisa dibantu dalam permasalahan cicilan KTA.

Pinjaman KTA pun tidak dibatasi jumlah penggunaan dana. Nilai pinjaman KTA bisa mencapai ratusan juta rupiah. Pihak bank pun tidak memperdulikan dana tersebut diguanakan untuk modal, biaya sekolah, renovasi rumah atau yang lainnya. Ini sangat menarik sebab pinjaman ini tidak mewajibkan peminjam untuk memberikan agunan terhadap bank atau perusahaan keuangan lainnya. Meski begitu pihak bank tetap mempertimbangkan beberapa hal untuk mencairkan dana.

Kebebasan dalam jumlah penggunaan dana ini yang membuat beberapa lupa akan biaya lainnya. Dari beberapa fasilitas pinjaman lainnya, KTA bisa dikatakan sebagai pinjaman termahal. Kenapa? Sebab KTA mematok biaya bunga yang tinggi, selain itu ada biaya biaya lainnya selain bunga seperti biaya administrasi, biaya pencairan kredit, biaya mempercepat pelunasan, biaya transfer kredit, biaya tahunan, biaya keterlambatan cicilan dan masih banyak lagi. Tidak semua bank menetapkan biaya itu semua, tetapi memang KTA merupakan fasilitas pinjaman dana yang termahal dari lainnya walaupun tak adanya agunan didalamnya.

KTA menetapkan biaya bunga mahal sebab mereka menetapkan skema perhitungan bunga flat. Maksudnya adalah hitungan cicilan ditentukan oleh jangka waktu pinjaman dan bunga dihitung berdasarkan pokok utang keseluruhan. Intinya adalah bunga dihitung sejak awal pinjaman. Berapa nilai cicilan per bulan, maka bunga pun selalu tetap seperti itu. Itulah kenapa KTA menjadi hitungan bunga termahal dari KPR atau pinjaman lainnya.

Menurut data yang ada, di Indonesia sendiri sudah ada 15 bank penyedia fasilitas KTA dengan berbagai macam jenis penyedia. Sebelum memilih bank apa yang ingin digunakan sebagai KTA, sebaiknya pertimbangkan dan bandingkan terlebih dahulu setiap banknya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *